Sabtu, 12 November 2011

Rancangan Solusi Masalah Lingkungan


Judul : Banjir Musiman di Pulau Jawa


I.                   Gambaran Masalah
Banjir musiman adalah banjir yang terjadinya pada musim penghujan. Umunya banjir musiman hanya terjadi dinegara-negara beriklim tropis dan kota-kota metropolitan seperti Jakarta, Surabaya, Palangkaraya, Makassar, Padang, Tangerang, dan sebagainya. Di Indonesia, banjir musiman ini umumnya terjadi dipulau jawa seperti Jakarta misalnya. Jakarta yang merupakan Ibukota Indonesia, juga hampir tidak pernah absen dalam agenda banjir musiman. Pada musim penghujan, kualitas udara di Jakarta dapat dibilang buruk karena selain mengakibatkan banjir, polusi udara dan hujan yang dapat dikategorikan hujan asam juga turut menemani. Bencana alam ini dimulai sama dengan dimulainya musim penghujan yaitu sekitar bulan November sampai bulan Mei.




Hujan yang tak kunjung reda selama beberapa hari di Jakarta membuat sungai meluap, got mampat karena sampah dan mengakibatkan banjir dimana-mana.
Hujan turun tak henti, sehingga banjir tak terelakkan lagi. Jika kita lihat di media elektronik banjir sudah mencapai 1-2 meter, banyak stasiun-stasiun yang tidak berfungsi juga pertokoan dan perkantoran.
Banjir musiman yang melanda Jakarta memang suatu hal yang wajar terjadi, begitu seorang warga Jakarta menjelaskan kepada reporter sebuah media elektronik. Tapi alangkah ironisnya, bagi kita juga pemerintah yang telah mengetahui sering terjadi banjir musiman tapi tak pernah membahas solusinya, agar banjir yang selalu terjadi di jakarta bisa teratasi.
      Banjir dijakarta umumnya diakibatkan oleh sistem drainase yang buruk. mampetnya selokan-selokan yang ada disana juga didukung oleh pembuangan sampah-sampah kesungai. Tidak heran, sungai-sungai disana seperti Kali Ciliwung, sangat penuh dengan sampah. Ditambah lagi air sungainya yang kecoklatan.


II.                 Solusi
a)     Preventif, antara lain :
·        Membuang sampah pada tempatnya
·        Tidak membuang sampah ke sungai
·        Membersihkan selokan
·        Membuat sumur resapan
·        Membangun sistem drainase yang cukup dirumah

b)    Kuratif, antara lain :
·        Gotong royong membersihkan lingkungan sekitar
·        Gotong royong membersihkan sungai dan selokan
·        Memperbaiki sistem drainase yang ada

c)     Rehabilitatif, antara lain :
·        Menyediakan lahan hijau pada setiap bangunan
·        Mengadakan gotong royong setiap ulangnya
·        Mendaur ulang sampah sehingga tidak perlu dibuang  kesungai
·        Memperbaiki desain rumah
·        Mengembangbiakkan biota hidup seperti mikroorganisme atau benih ikan

d)    Promotif, antara lain :
·        Sosialisasi tentang pentingnya kebersihan lingkungan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar